Perhatian pemerintah pusat untuk menyelamatkan induk sapi produktif terus digalakan, hal ini tentunya bertujuan agar para peternak setempat dapat mempertahankan dan menambah populasi sapi di daerahnya.
Tahun ini, sebanyak 320 peternak sapi di Kota Sawahlunto, mendapatkan intensif yang berasal dari anggaran pusat ( APBN ), setiap sapi yang bunting di atas 5 bulan, mendapatkan suntikan dana sebesar 500 ribu, hal ini dikatakan oleh Kabid Peternakan Dan Perikanan Dinas Pertanian Dan Kehutanan Kota Sawahlunto, Heri Sutrisno, sabtu ( 31 /8 )
Pemberian intensif ini bertujuan agar para peternak bisa menjaga dan memperhatikan kondisi kesehatan sapinya selama bunting sampai melahirkan.
Adapun mekanismenya, setiap kelompok atau peternak melaporkan kepada petugas inseminasi buatan ( IB ) jumlah sapinya yang bunting .
Kemudian, tim pemeriksaan kebuntingan kota akan mensurvai kebenaran hewan yang bunting itu, jika hasil survai ini positif, maka sapi tersebut akan di laporkan ke dinas terkait di Provinsi
Untuk selanjutnya, dinas Provinsi akan memproses kebenarannya, jika sesuai, maka insentif tersebut akan segera di transfer kerekening kelompok, dengan kata lain insentif ini tidak melalui dinas kota, melainkan dari pusat kemudian di transit ke provinsi lalu di transfer ke kelompok.
Adapun kelompok yang di tunjuk oleh pemerintah kota sebagai pelaksana program insentif di tahun ini yaitunya kelompok Tani Saiyo Mandiri, Desa Kolok Mudik Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto, yang akan membagikan kepada 320 peternak sapi bunting se Kota Sawahlunto.
pencairan dana insentif ini melalui tiga tahap, dengan ketentuan tahap pertama 40 porsen, tahap ke dua dan ketiga 30 porsen.
Dari 320 peternak, 224 peternak sapi bunting sudah mendapatkan kucuran dana tersebut yang dimulai semenjak juni 2012, menurut Heri, dari sapi yang bunting tersebut sudah ada yang melahirkan 80 ekor anak sapi, dengan selamat.
Untuk tahap ke tiga, awal september ini akan dicairkan, ungkap heri.
Dengan adanya dana insentif yang diberikan kepada peternak sapi ini, diharapkan peternak atau kelompok peternak sapi bunting tersebut untuk tidak menjualnya,
Dengan memelihara dan mengembangbiakan sapi betina produktif dan bunting, tentunya jauh lebih baik dan menguntungkan sebagai investasi guna meningkatkan perekonomian masyarakat serta dapat meningkatkan swasembada daging pada 2014, katanya. (MG2)
Home »
» Peternak Sapi Bunting Terima Insentif Tahap Tiga
Posting Komentar